Posts

Showing posts with the label Matematika SMP

4 Cara Mudah Menentukan Akar Kuadrat Bilangan Bulat + Contoh Soal dan Pembahasan

Image
Dalam artikel sebelumnya telah dibahas mengenai konsep dan sifat perpangkatan bilangan bulat. Perpangkatan suatu bilangan merupakan bentuk perkalian berulang dari bilangan yang dipangkatkan tersebut. Nah, pada kesempatan kali ini kita akan belajar tentang konsep akar kuadrat suatu bilangan bulat serta cara menentukannya. Sebelum itu, kita bahas sedikit tentang pengertian “kuadrat” berikut ini.

Konsep dan 5 Sifat Perpangkatan Bilangan Bulat, Contoh Soal dan Pembahasan

Image
Konsep Perpangkatan Bilangan Bulat Coba kalian ingat kembali materi di Sekolah Dasar tentang pengertian kuadrat suatu bilangan. Kuadrat atau pangkat dua suatu bilangan adalah mengalikan suatu bilangan dengan bilangan itu sendiri. Lebih lanjut, perpangkatan suatu bilangan artinya  perkalian berulang dengan bilangan yang sama . Perhatikan perpangkatan bilangan pokok 2 berikut ini.

Cara Mudah Menentukan KPK & FPB, Contoh Soal dan Pembahasan

Image
Dalam artikel sebelumnya, telah dibahas mengenai konsep dan sifat perkalian bilangan bulat. Materi tersebut sangat bermanfaat dalam menentukan kelipatan dan faktor dari suatu bilangan. Kelipatan dan faktor suatu bilangan digunakan untuk menentukan Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) dari suatu bilangan. Lalu tahukah kalian bagaimana cara menentukan KPK dan FPB suatu bilangan? Jika belum tahu, simak penjelasan berikut.

Konsep dan 6 Sifat Pembagian Bilangan Bulat, Contoh Soal dan Pembahasan

Image
Misalkan kamu memiliki 10 buah jeruk yang akan kamu bagikan sama rata kepada 5 orang teman kamu. Pertanyaannya, berapakah jumlah jeruk yang diterima oleh masing-masing temanmu? Tentunya masing-masing temanmu akan mendapat 2 buah jeruk. Nah, peristiwa tersebut merupakan salah contoh bentuk pembagian bilangan bulat. Lalu tahukah kamu bagaimana konsep dan sifat-sifat pembagian bilangan bulat? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, silahkan simak secara seksama penjelasan berikut ini.

7 Sifat Perkalian Bilangan Bulat, Contoh Soal dan Pembahasan

Image
Coba kalian perhatikan Gambar (a). Diketahui terdapat tiga susun buah apel yang masing-masing susunnya terdiri atas dua apel yang saling sejajar. Perhatikan pula Gambar (b). Diketahui terdapat dua susun buah apel yang masing-masing susunnya terdiri atas tiga apel yang saling sejajar. Banyaknya buah apel pada gambar (a) dan (b) masing-masing berjumlah (3 × 2) dan (2 × 3) buah.

6 Sifat Operasi Pengurangan Bilangan Bulat, Contoh Soal dan Pembahasan

Image
Sewaktu kalian masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), tentu kalian sudah mengenal operasi pengurangan bilangan bulat bukan? Untuk menyelesaikan operasi pengurangan bilangan bulat dapat dilakukan dengan beberapa cara, salah satunya adalah dengan menyusun ke bawah seperti pada contoh di bawah ini.

Cara Mengurangkan Bilangan Bulat Dengan Garis Bilangan dan Tanpa Alat Bantu

Image
Misalkan kamu mempunyai sepuluh buah apel. Sebanyak dua buah apel kamu berikan kepada salah seorang temanmu. Berapakah sisa apel yang kamu miliki? Dengan mudah kamu akan menjawab sisa apel sebanyak 10  –  2 = 8. Dalam matematika, proses ini dinamakan  pengurangan . Bentuk operasi pengurangan 10  –  2 dapat dihitung dengan cara menyusun ke bawah sebagai berikut. 10 2 − 8 Pengurangan Bilangan Bulat dengan Garis Bilangan Selain dengan cara menyusun ke bawah, operasi pengurangan bilangan bulat juga dapat dilakukan dengan bantuan garis bilangan sama seperti operasi penjumlahan bilangan bulat. Berikut ini adalah contoh cara menghitung hasil pengurangan dua bilangan bulat dengan bantuan garis bilangan. Contoh: Hitunglah hasil pengurangan berikut ini dengan menggunakan garis bilangan. ■   4  –  2 ■   5  –  8 ■   2  –  (-6) ■   -5  –  2 ■   -3  –  (-6) Jawab ...

5 Sifat Penjumlahan Bilangan Bulat + Contoh Soal dan Pembahasan

Image
Ketika masih di Sekolah Dasar (SD), kalian tentunya telah mengenal operasi penjumlahan pada bilangan bulat bukan? Untuk menyelesaikan operasi penjumlahan bilangan bulat dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan menggunakan bantuan garis bilangan dan dengan cara langsung tanpa alat bantu. Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh berikut.

Cara Menjumlahkan Bilangan Bulat Dengan Garis Bilangan dan Tanpa Alat Bantu

Image
Pada kesempatan kali ini, kita mempelajari operasi hitung pada bilangan bulat. Ada 4 jenis operasi hitung yang sudah kita kenal, yaitu penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Nah pada kesempatan kali ini, kita akan belajar mengenai penjumlahan bilangan bulat dengan menggunakan alat bantu yaitu garis bilangan dan tanpa alat bantu.Selamat belajar dan semoga bisa paham. Penjumlahan Bilangan Bulat Dengan Garis Bilangan Dalam menghitung hasil penjumlahan dua bilangan bulat secara mudah, kita dapat menggunakan garis bilangan. Bilangan-bilangan yang akan dijumlahkan digambarkan dengan anak panah yang arahnya sesuai dengan bilangan tersebut. Apabila bilangan positif, maka anak panah menunjuk ke arah kanan. Sebaliknya, apabila bilangan negatif, maka anak panah menunjuk ke arah kiri. Contoh: Hitunglah hasil penjumlahan berikut ini dengan menggunakan garis bilangan. ■   5 + 3 ■   6 + (-8) ■  (-3) + (-4) Jawab ■   Bilangan 4 dan 5 kita gambarkan d...

Cara Membandingkan & Mengurutkan Bilangan Bulat dengan Mudah

Image
Tentunya kamu sudah memahami kalau Bilangan bulat terdiri atas bilangan bulat positif, nol dan bilangan bulat negatif. Nol merupakan bilangan netral, artinya tidak termasuk bilangan bulat negatif atau bilangan bulat positif. Himpunan bilangan bulat biasanya dilambangkan dengan huruf B dan dituliskan dengan B = {…, -3, -2, -1, 0 , 1, 2, 3, …}.

Definisi dan Macam-Macam Bilangan Bulat + Lambang, Garis Bilangan, Contoh Penerapan, Soal & Pembahasan

Image
Ketika masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) kalian tentunya telah mempelajari jenis-jenis bilangan dan sifat-sifatnya. Di antaranya adalah bagaimana membilang banyak benda. Banyak benda tersebut kemudian dinyatakan dengan bilangan 0, 1, 2, 3 dan seterusnya sesuai dengan banyak bendanya. Karena itu, bilangan 0, 1, 2, 3, … disebut bilangan cacah.